LembarIlmu.com – Ketegangan militer antara Thailand dan Kamboja kembali meningkat tajam pada Desember 2025, dengan sejumlah serangan udara yang menargetkan bangunan kasino di wilayah perbatasan Kamboja. Sasaran yang awalnya kenal sebagai pusat perjudian itu kini menjadi sorotan karena gunakan sebagai lokasi operasi militer di tengah konflik kedua negara, memicu kekhawatiran internasional dan dampak serius bagi warga sipil serta stabilitas regional.
Mengapa Kasino Jadi Target Jet Tempur Thailand?
Jet tempur Thailand, termasuk F‑16 dan pesawat lain, laporkan mengebom beberapa kasino di perbatasan Kamboja. Terutama di wilayah seperti Poipet, Oddar Meanchey, maupun Pursat. Menurut laporan militer Thailand dan analis perang, bangunan kasino yang targetkan telah alihfungsikan menjadi markas komando, depot senjata, dan pusat operasi drone oleh pasukan Kamboja dalam konflik yang berlangsung.
Serangan udara tersebut bertujuan untuk menghancurkan fasilitas militer strategis yang gunakan untuk melancarkan serangan. Terhadap posisi Thailand termasuk penggunaan drone dan peluncur roket sambil mencoba meminimalkan dampak terhadap warga sipil dengan menargetkan area yang perkirakan memiliki konsentrasi aktivitas militer.
Kronologi Serangan Udara
Beberapa serangan udara tercatat terjadi sejak awal bulan Desember 2025:
- 8 Desember: Jet tempur Thailand menargetkan Thmor Da Casino di provinsi Pursat, yang menurut laporan militer telah pakai sebagai pusat operasi militer.
- 9–10 Desember: Pesawat tempur lain, termasuk JAS‑39 Gripen dan F‑16, laporkan menyerang kasino serta kompleks lain di sepanjang perbatasan, seperti di O’Smach dan Oddar Meanchey, menghasilkan ledakan dan kerusakan signifikan pada fasilitas yang serang.
- Serangan Sabuk Pendukung: Selain kasino, jembatan logistik dan pos artileri yang penting bagi pergerakan pasukan juga menjadi sasaran untuk memutus jalur suplai musuh.
Reaksi Kamboja dan Dampak Konflik
Pemerintah Kamboja mengecam serangan tersebut sebagai agresi terhadap kedaulatan negara. Dengan klaim bahwa beberapa target adalah infrastruktur sipil dan bukan fasilitas militer. Insiden ini memperburuk hubungan bilateral yang sudah memanas sejak bentrokan di perbatasan terjadi awal bulan ini.
Lebih dari itu, konflik ini berdampak luas pada penduduk sipil di daerah perbatasan. Laporan menyebutkan puluhan warga tewas dan ratusan ribu orang mengungsi dari rumah akibat tembakan dan serangan udara. Negara asing seperti Amerika Serikat bahkan mengeluarkan peringatan keamanan bagi wisatawan di wilayah perbatasan karena situasi yang tidak stabil.
Kontroversi dan Isu HAM
Serangan terhadap kasino yang sebelumnya merupakan fasilitas komersial juga memicu kritik. Dari kelompok hak asasi dan masyarakat internasional yang menyatakan keprihatinan atas potensi korban sipil dan penggunaan kekuatan militer di area yang dekat dengan pemukiman warga. Beberapa ahli menyebut bahwa ketiadaan pertahanan udara efektif. Di Kamboja membuat struktur besar seperti kasino menjadi target mudah dalam perang udara.
Meskipun sempat ada upaya mediasi yang melibatkan pihak ketiga. Termasuk Presiden AS Donald Trump, ketegangan tetap berlanjut di garis depan pertempuran. Dan klaim tentang penggunaan senjata berat oleh kedua belah pihak membuat konflik semakin kompleks dan berbahaya bagi stabilitas kawasan ASEAN. Serangan jet tempur Thailand terhadap deretan kasino di Kamboja merupakan bagian dari konflik militer yang lebih luas di perbatasan kedua negara. Bangunan yang dahulu menjadi tempat perjudian kini pandang. Oleh militer Thailand sebagai situs strategis militer yang harus netralkan. Meskipun serangan tersebut juga memicu kritik dan kekhawatiran atas dampaknya terhadap warga sipil dan hubungan bilateral. Situasi ini terus berkembang dan menjadi salah satu perhatian utama dalam geopolitik Asia Tenggara.
