LembarIlmu.com – Sebuah video yang memperlihatkan aksi nekat pengendara motor mengejar mobil hingga masuk ke ruas tol di wilayah Tangerang viral di media sosial. Rekaman tersebut memicu kehebohan karena memperlihatkan situasi berbahaya yang dapat mengancam keselamatan banyak pihak. Tak hanya membahayakan diri sendiri, aksi tersebut juga berdampak serius terhadap pengemudi mobil yang mengaku mengalami trauma setelah kejadian itu.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pengendara sepeda motor memacu kendaraannya mengikuti sebuah mobil yang melaju di jalan tol. Padahal, jalur tol secara tegas melarang kendaraan roda dua melintas karena risiko kecelakaan yang sangat tinggi. Aksi tersebut sontak menuai beragam reaksi dari warganet, mulai dari kecaman hingga kekhawatiran atas keselamatan pengguna jalan lainnya.
Aksi Nekat Pengendara Motor Picu Bahaya di Jalan Tol
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa ini duga bermula dari perselisihan di jalan sebelum akhirnya berlanjut hingga ke pintu tol. Pengendara motor yang terpancing emosi tetap nekat mengejar mobil meski telah memasuki area yang tidak peruntukkan bagi sepeda motor. Kondisi lalu lintas yang padat dan kecepatan kendaraan di tol membuat situasi tersebut semakin berbahaya.
Aksi pengendara motor itu terekam jelas oleh kamera dan dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Banyak warganet menyayangkan tindakan tersebut karena berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal. Selain melanggar aturan lalu lintas, perilaku tersebut juga dianggap mencerminkan kurangnya kesadaran akan keselamatan di jalan raya.
Sejumlah pengguna media sosial juga menyoroti pentingnya pengendalian emosi saat berkendara. Menurut mereka, masalah di jalan seharusnya selesaikan dengan kepala dingin, bukan dengan tindakan nekat yang justru memperbesar risiko bagi diri sendiri dan orang lain.
Sopir Mobil Mengaku Trauma Usai Dikejar
Di sisi lain, pengemudi mobil yang kejar mengaku mengalami ketakutan dan trauma akibat insiden tersebut. Ia merasa terancam karena terus buntuti oleh pengendara motor hingga masuk ke jalan tol. Situasi itu membuatnya panik dan sulit berkonsentrasi saat mengemudi, padahal kondisi tersebut sangat berbahaya di jalan bebas hambatan.
Trauma yang alami sopir tidak hanya bersifat sesaat. Menurut pengakuannya, kejadian tersebut meninggalkan rasa waswas saat kembali berkendara, terutama ketika melintasi jalur ramai. Hal ini menunjukkan bahwa tindakan agresif di jalan dapat berdampak psikologis serius bagi korban, bukan sekadar persoalan pelanggaran lalu lintas.
Peristiwa viral ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan etika berkendara. Jalan raya adalah ruang publik yang digunakan bersama, sehingga setiap pengendara memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kenyamanan sesama pengguna jalan. Emosi yang tidak terkendali dan tindakan nekat justru bisa berujung pada konsekuensi yang lebih besar, baik secara hukum maupun keselamatan.
Dengan viralnya video ini, harapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan. Berkendara dengan tertib dan tenang bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga orang lain di sekitar kita.
