HNW Ingatkan Mahasiswa Aktif Siap Songsong Emas 2045

LembarIlmu.Com – Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengingatkan mahasiswa aktif di seluruh Indonesia agar mulai mempersiapkan diri secara serius untuk menyongsong Generasi Emas 2045. Menurut HNW, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perubahan dan penentu arah masa depan bangsa. Tanpa kesiapan yang matang, bonus demografi yang miliki Indonesia justru berpotensi menjadi beban.

HNW menegaskan bahwa tahun 2045 bukan sekadar momentum perayaan 100 tahun kemerdekaan Indonesia, melainkan juga titik krusial penentuan apakah Indonesia mampu menjadi negara maju atau tertinggal. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai kelompok intelektual muda tuntut untuk aktif mengembangkan kapasitas diri sejak sekarang.

Ia menilai mahasiswa tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan, serta kepedulian sosial. Tantangan global seperti disrupsi teknologi, perubahan iklim, dan persaingan sumber daya manusia menuntut generasi muda untuk adaptif dan visioner.

Peran Mahasiswa dalam Mewujudkan Generasi Emas 2045

Dalam pandangan HNW, mahasiswa merupakan aset strategis bangsa yang harus bekali dengan nilai kepemimpinan dan etika. Mahasiswa harapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dalam menyikapi persoalan bangsa.

HNW mengingatkan bahwa sejarah Indonesia menunjukkan peran penting mahasiswa dalam berbagai momentum besar nasional. Oleh sebab itu, mahasiswa masa kini harus mampu melanjutkan tradisi intelektual tersebut dengan cara yang relevan dengan perkembangan zaman.

Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi syarat utama. Namun, HNW menekankan bahwa kecerdasan intelektual harus seimbang dengan kecerdasan emosional dan spiritual. Dengan keseimbangan tersebut, mahasiswa dapat menjadi pemimpin yang berintegritas dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Persiapan Strategis Mahasiswa Hadapi Masa Depan Bangsa

HNW juga mendorong mahasiswa aktif untuk memanfaatkan masa studi sebagai ruang pembentukan diri. Keterlibatan dalam organisasi, riset, pengabdian masyarakat, dan diskusi kebangsaan nilai penting untuk melatih kepemimpinan dan daya pikir kritis.

Selain itu, mahasiswa harapkan memiliki orientasi jangka panjang. Generasi Emas 2045 tidak akan terwujud secara instan, melainkan melalui proses panjang yang mulai dari kualitas sumber daya manusia hari ini. Mahasiswa yang disiplin, berdaya saing global, dan berakhlak kuat akan menjadi fondasi utama Indonesia maju.

HNW menambahkan bahwa mahasiswa juga harus melek digital dan bijak dalam menggunakan media sosial. Informasi yang tidak akurat dapat merusak persatuan dan menghambat pembangunan bangsa. Oleh karena itu, literasi digital menjadi bekal penting dalam menghadapi era informasi yang serba cepat.

Menutup pesannya, HNW mengajak mahasiswa untuk tidak bersikap pasif dan apatis. Masa depan Indonesia ada di tangan generasi muda hari ini. Dengan persiapan yang matang, semangat kebangsaan yang kuat, dan komitmen untuk terus belajar, mahasiswa yakini mampu membawa Indonesia menuju Generasi Emas 2045 yang berdaya saing, adil, dan bermartabat.