LembarIlmu.com – Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, Kakorlantas Polri menekankan pentingnya pengendara menjaga kondisi prima saat melakukan mudik. Menurutnya, keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kesiapan kendaraan, tetapi juga kondisi fisik dan mental pengemudi. Kondisi prima menjadi faktor utama mencegah kecelakaan di jalan raya yang padat selama musim libur.
Kakorlantas menegaskan bahwa pengendara harus memastikan tubuh dalam keadaan fit, cukup istirahat, dan tidak dalam kondisi lelah sebelum melakukan perjalanan jauh. Hal ini juga termasuk mengatur pola makan, hidrasi, dan manajemen stres agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Strategi Pengendara Menjaga Kondisi Prima
Untuk memastikan perjalanan mudik aman, Kakorlantas menyarankan pengendara melakukan beberapa langkah sederhana namun efektif. Pertama, istirahat cukup sebelum perjalanan. Tidur minimal 6-8 jam yakini mampu menjaga fokus dan refleks pengemudi. Kedua, mengatur jadwal perjalanan, termasuk istirahat rutin setiap 2-3 jam, untuk mencegah kelelahan akibat perjalanan panjang.
Selain itu, pengendara anjurkan membawa bekal makanan ringan, minuman, dan obat-obatan penting selama perjalanan. Kakorlantas juga menekankan pentingnya menjaga konsentrasi, menghindari penggunaan ponsel saat berkendara, serta selalu mengenakan sabuk pengaman dan helm yang layak.
Pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat juga menjadi bagian dari strategi menjaga keselamatan. Pastikan rem, ban, lampu, dan sistem kelistrikan kendaraan berfungsi dengan baik. Kondisi kendaraan yang prima mendukung pengendara tetap aman selama perjalanan.
Kesadaran Bersama untuk Mudik Aman
Kakorlantas menegaskan bahwa mudik aman merupakan tanggung jawab bersama, antara pengendara, keluarga, dan pihak kepolisian. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan, seperti mematuhi rambu lalu lintas, menghindari kecepatan berlebih, dan tidak mengemudi dalam kondisi mabuk, menjadi kunci keberhasilan mudik yang aman.
Polda dan Polres di berbagai wilayah juga menyiapkan posko pengamanan, pelayanan, dan kesehatan untuk mendukung kelancaran arus mudik. Dukungan ini akan semakin optimal jika pengendara datang dalam kondisi fit dan siap secara fisik dan mental.
Dengan menekankan kondisi prima pengendara, Kakorlantas berharap angka kecelakaan selama musim mudik libur panjang dapat ditekan. Kesadaran individu dalam menjaga kesehatan, fokus, dan kesiapan berkendara harapkan menjadi budaya keselamatan yang terus terapkan, tidak hanya saat mudik, tetapi juga dalam keseharian.
Libur panjang harus menjadi momen yang menyenangkan dan aman. Oleh karena itu, menjaga kondisi prima sebelum dan selama perjalanan menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan mudik Natal dan Tahun Baru berjalan lancar.
