Daerah Desa Bekasi Banjir 2 Meter 3.000 KK Diungsikan

LembarIlmu.Com – Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Bekasi menyebabkan banjir setinggi 2 meter di beberapa desa. Berdasarkan data BPBD, sekitar 3.000 kepala keluarga (KK) terdampak dan terpaksa ungsikan ke lokasi aman.

Desa yang terdampak paling parah berada di dataran rendah dekat sungai Cikarang dan Kali Bekasi, yang meluap akibat debit air tinggi. Banyak rumah, jalan, dan fasilitas umum terendam, mengganggu aktivitas warga sehari-hari.

Petugas BPBD Kabupaten Bekasi langsung menyiapkan tenda pengungsian, dapur umum, dan perahu karet untuk membantu evakuasi warga. Koordinasi juga lakukan dengan puskesmas, Polri, dan TNI untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Warga yang ungsikan di lokasi pengungsian menerima bantuan makanan, obat-obatan, dan selimut, sementara tim tanggap bencana melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan banjir. Kepala BPBD Kabupaten Bekasi menekankan bahwa prioritas utama adalah keselamatan warga, sekaligus menyiapkan langkah mitigasi untuk mencegah korban lebih besar. Beberapa warga menceritakan momen evakuasi yang menegangkan.

“Air naik sangat cepat, kami harus mengangkat barang-barang dan segera ke pos pengungsian,” ungkap salah seorang warga.

Pengalaman ini menjadi pengingat akan pentingnya siaga bencana di musim hujan. BPBD juga mengimbau warga di wilayah rawan banjir untuk menghindari arus air deras, memindahkan barang berharga ke tempat tinggi, dan tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah. Selain itu, petugas melakukan pembersihan saluran air dan tanggul untuk memperlancar aliran sungai.

Banjir ini menjadi peringatan serius bagi Kabupaten Bekasi tentang risiko genangan dan luapan sungai saat musim hujan. Dengan penanganan cepat dan koordinasi antar instansi, harapkan warga dapat kembali ke rumah dengan aman setelah kondisi air surut.