Diduga Mabuk WN China Tabrak Tewaskan Pemotor di Semarang

LembarIlmu.comKejadian mengejutkan terjadi pada Rabu malam (3 Desember 2025) sekitar pukul 22.15 WIB di Jalan Abdulrahmansaleh, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Seorang perempuan warga negara asing asal China, bernama Wu Lili, mengemudikan mobil Hyundai Creta putih dan duga dalam kondisi mabuk. Mobil yang kendarainya oleng ke kanan dan menabrak dua sepeda motor sebuah Honda Beat dan Honda PCX.

Dua korban motor langsung terlibat kecelakaan. Salah satunya, pengendara Beat bernama Putri DT (23), asal Semarang Barat, mengalami luka parah dan nyatakan meninggal dunia saat perawatan di rumah sakit. Sementara korban lainnya, meskipun terluka, kabarnya tidak tewas. Insiden ini langsung menjadi sorotan luas usai video pengemudi asing yang tampak mengamuk pasca tabrakan viral di media sosial.

Polisi Duga Pelaku Mabuk dan Sedang Diusut

Menurut keterangan dari Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra, pelaku duga mengemudi dalam pengaruh alkohol sehingga kehilangan konsentrasi dan mengakibatkan oleng yang fatal. Setelah kecelakaan, pelaku sempat mengamuk dan tidak kooperatif terhadap warga maupun petugas. Pihak kepolisian pun langsung mengamankan Wu Lili untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa ini memicu reaksi keras dari masyarakat dan menjadi peringatan soal bahaya mengemudi dalam kondisi mabuk. Banyak pengguna jalan yang mengaku terguncang mendengar kabar bahwa pengemudi mobil bisa sedemikian ceroboh dan menyebabkan hilangnya nyawa. Video kejadian sampai saat ini beredar luas di media sosial, menunjukkan kondisi mobil ringsek dan suasana kacau setelah kecelakaan.

Potret Dampak dan Seruan Keselamatan Jalan Raya

Kasus ini sekali lagi menegaskan risiko serius ketika seseorang berkendara dalam pengaruh alkohol. Tidak hanya merenggut nyawa korban, tapi juga menimbulkan trauma mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Pengguna jalan di Semarang diimbau untuk selalu waspada, terutama saat malam hari atau saat kondisi minum baik sebagai pengemudi maupun penumpang.

Pemerintah daerah dan kepolisian juga harapkan meningkatkan pengawasan, razia alkohol, serta edukasi keselamatan jalan raya. Karena seperti kejadian ini: satu kesalahan dalam hitungan detik bisa berakibat selamanya. Bagi masyarakat terutama pengguna kendaraan insiden ini harus jadi peringatan bahwa hukum dan moral menuntut tanggung jawab atas keselamatan bersama.